Wabup Sleman Soroti Perlunya Revitalisasi Peran Kadin bagi Pelaku Usaha

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat ditemui di ruang kerjanya,  Kamis (19/02/2026), menyampaikan komitmennya memperkuat peran Kadin dalam mendorong pengembangan UMKM dan industri prioritas daerah. 

(Foto: opinijogja).

 

Sleman, opinijogja – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyatakan siap memperkuat peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri prioritas di Kabupaten Sleman.

Hal itu disampaikan Danang di ruang kerjanya, gedung Komplek Pemda Sleman. Ia mengatakan dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dan diskusi bersama jajaran Kadin untuk merumuskan arah program kerja ke depan.

“Karena baru dilantik, tentu kami akan berdiskusi terlebih dahulu terkait konsep program yang akan dijalankan. Kadin biasanya menyelaraskan program dengan prioritas nasional, lalu diturunkan ke daerah sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah,” ujar Danang di Sleman, Kamis (19/02/2026).

Menurut dia, program yang dijalankan Kadin di daerah harus selaras dengan kebijakan pembangunan, terutama yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ia mencontohkan, prioritas pembangunan saat ini diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki efek sosial-ekonomi luas di tengah keterbatasan anggaran.

“Program tidak perlu muluk-muluk. Yang penting tepat sasaran dan berdampak langsung, terutama bagi penguatan industri dan UMKM. Termasuk sektor pariwisata, karena jika pariwisata bergerak, otomatis restoran, hotel, dan usaha pendukung lainnya juga ikut tumbuh,” katanya.

Danang menilai tantangan utama UMKM saat ini bukan hanya pada akses permodalan, tetapi juga manajemen usaha dan pengelolaan keuangan. Ia menyebut banyak pelaku UMKM skala kecil yang masih mencampur modal usaha dengan kebutuhan rumah tangga, sehingga usaha sulit berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sleman Imbau Warga Perketat Keamanan Lingkungan Jelang Lebaran

“Sering kali modal usaha terpakai untuk kebutuhan keluarga. Akibatnya, saat harus kulakan lagi tidak ada modal. Ini realitas yang terjadi di lapangan. UMKM kecil biasanya perputaran uangnya harian, jadi manajemen keuangannya memang harus diperkuat,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung UMKM, mulai dari pelatihan, pendampingan, pemasaran digital, hingga akses permodalan dengan skema dan persyaratan yang kini lebih selektif dan terverifikasi.

Menurut Danang, forum dan ruang promosi bagi UMKM di Sleman juga terus berkembang, termasuk melalui kegiatan pasar UMKM di kawasan Lapangan Pemda saat akhir pekan maupun berbagai kegiatan ekonomi kreatif lainnya.

Ia menegaskan pentingnya edukasi dan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat mampu mandiri secara ekonomi dan tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

“Kalau masyarakat hanya mengandalkan bantuan, sampai kapan kita bisa mengentaskan kemiskinan? Perlu edukasi dan kehadiran pemimpin di tengah masyarakat untuk memahami kondisi riil, bukan hanya berdasarkan data administratif,” katanya.

Ke depan, Danang berharap Kadin dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merancang program yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi pelaku usaha serta pertumbuhan ekonomi Sleman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
Bupati Sleman Raih Penghargaan Nayaka Mahambara di Koperasi Awards 2026
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman Perketat Pengawasan SPBU, Pastikan Takaran BBM Sesuai dan Bebas Kecurangan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:35 WIB

Bupati Sleman Raih Penghargaan Nayaka Mahambara di Koperasi Awards 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page