Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sleman, Rumah Wartawan Media Online di Yogyakarta Ikut Rusak

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kerusakan rumah warga dan lingkungan di Selomartani, Kalasan, Sleman, akibat hujan lebat disertai angin kencang, Sabtu (31/1/2026). Sejumlah pohon tumbang menimpa bangunan dan menutup akses jalan, sementara rangka atap rumah terlihat rusak parah akibat tertimpa material. (Foto: Dok. Warga)

 

Sleman, opinijogja – Hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (31/1/2026) siang. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan pohon tumbang, merusak rumah warga dan fasilitas umum. Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik seorang wartawan media online di Yogyakarta, dengan kerusakan cukup parah akibat tertimpa pohon.

Peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY telah mengeluarkan peringatan dini pada pukul 13.36 WIB terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Sleman.

Akibat hujan lebat dan angin kencang tersebut, dampak paling luas tercatat terjadi di Kapanewon Kalasan dan Ngemplak. Di wilayah Kalasan, kerusakan meliputi Kalurahan Tirtomartani, Selomartani, Tamanmartani, dan Purwomartani. Puluhan pohon tumbang menimpa rumah warga, warung, kandang ternak, jaringan listrik, serta menutup akses jalan kampung.

Selain rumah warga, fasilitas umum juga terdampak. Di SMPN 2 Kalasan, pagar sekolah dilaporkan roboh sepanjang kurang lebih 100 meter. Dua ruang kelas serta satu ruang laboratorium TIK juga mengalami kebocoran akibat hujan deras dan terpaan angin.

Baca Juga:  Penggugat Bantah Yayasan TCKN soal Commitment Fee, Sebut Gedung Digunakan Tanpa SLF

Sementara itu, di Kapanewon Ngemplak, angin kencang menyebabkan atap sebuah toko pupuk di wilayah Bimomartani beterbangan. Pohon-pohon berdiameter besar juga tumbang dan menutup akses jalan di beberapa titik. Bahkan, salah satu pohon dilaporkan menimpa sebuah mobil dan teras rumah warga di Kalurahan Sindumartani.

Di tengah kerusakan tersebut, salah satu warga terdampak, Iwan, yang juga berprofesi sebagai wartawan media online di Yogyakarta, mengungkapkan kondisi rumahnya yang rusak parah akibat pohon tumbang di wilayah Selomartani.

“Rumah saya di Jalan Arjuna No. 88 Selomartani, pohon di depan rumah tumbang semua. Akses tidak bisa dilewati, bagian depan rumah sampai rumah samping hancur,” ujar Iwan kepada Opinijogja, Sabtu (31/1/2026).

Selain kerusakan material, peristiwa ini juga menimbulkan korban luka. BPBD Sleman mencatat sebanyak empat orang mengalami luka-luka. Satu korban dirujuk ke RS Bhayangkara, satu korban ke RS Panti Rini, sementara dua korban lainnya menjalani perawatan mandiri.

Hingga Sabtu sore, BPBD Sleman bersama TNI, Polri, pemerintah kalurahan, relawan, serta warga setempat masih melakukan penanganan darurat. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen dampak kejadian, evakuasi pohon tumbang, pembukaan akses jalan, hingga distribusi bantuan darurat kepada warga terdampak.

BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui Pusdalops BPBD Sleman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page