Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Paket wisata malam “Merapi Nightmare Adventure” menggunakan jip 4×4 di kawasan lereng Gunung Merapi, Sleman, DI Yogyakarta. Paket wisata yang diluncurkan MJAK Adventure selama Ramadhan 2026 ini menawarkan sensasi petualangan tengah malam dengan menyusuri sejumlah lokasi bersejarah seperti Goa Jepang, Bunker Kaliadem, hingga kawasan “desa yang hilang” akibat erupsi Merapi. (Dok. MJAK Adventure).

 

SLEMAN, opinijogja – Kawasan wisata lereng Gunung Merapi kembali menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Memasuki bulan Ramadhan 2026, MJAK Lavatour Merapi meluncurkan paket wisata malam bertajuk “Merapi Nightmare Adventure” yang menawarkan sensasi petualangan di tengah gelapnya kawasan Merapi.

Berbeda dengan paket jip wisata Merapi pada umumnya yang beroperasi pada siang hari, program ini mengusung konsep dark tourism, yakni wisata tematik yang mengajak pengunjung menjelajahi lokasi-lokasi bersejarah dengan suasana malam yang menegangkan.

Owner MJAK Adventure, Ernawan Fauzi, mengatakan paket wisata khusus ini mulai beroperasi pada Selasa (10/3/2026). Konsep wisata malam tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, khususnya selama bulan Ramadhan.

“Kami ingin menghadirkan sensasi baru bagi wisatawan yang ingin mengisi waktu malam di bulan Ramadhan dengan kegiatan yang memacu adrenalin sekaligus mengenal sisi sejarah Merapi,” ujar Ernawan saat dikonfirmasi, Selasa.

Menjelajahi Jejak Sejarah di Tengah Malam

Petualangan menggunakan armada jip 4×4 ini dimulai tepat pukul 00.00 WIB. Dalam perjalanan tersebut, wisatawan akan diajak menyusuri sejumlah titik bersejarah di kawasan lereng Merapi yang dikenal memiliki suasana sunyi sekaligus menyimpan cerita masa lalu.

Baca Juga:  Lonjakan Wisata Nataru Diprediksi Capai 8,57 Juta, Jateng Perkuat Mitigasi

Beberapa lokasi yang menjadi rute perjalanan antara lain Goa Jepang di Kaliurang, yang merupakan bunker pertahanan peninggalan masa penjajahan, kemudian Bunker Kaliadem yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi Gunung Merapi pada 2006.

Selain itu, wisatawan juga akan diajak menelusuri kawasan yang dikenal sebagai “Desa yang Hilang” di Kaliadem, yakni bekas permukiman warga yang tertimbun material vulkanik akibat erupsi Merapi.

Pengalaman tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan sensasi petualangan malam, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai sejarah erupsi Merapi dan dampaknya bagi masyarakat sekitar.

Kuota Peserta Dibatasi

Untuk menjaga eksklusivitas dan keamanan selama perjalanan malam, pengelola membatasi jumlah peserta dalam setiap perjalanan.

“Kami menyediakan kuota sangat terbatas, hanya lima orang atau lima pax setiap harinya,” kata Ernawan.

Menurutnya, pembatasan ini dilakukan agar pengalaman wisata terasa lebih personal sekaligus memastikan keselamatan peserta selama menjelajah kawasan lereng Merapi pada malam hari.

Kolaborasi Komunitas Pariwisata

Program Merapi Nightmare Adventure ini merupakan hasil kolaborasi MJAK Adventure dengan komunitas Teman Jogja. Melalui konsep wisata minat khusus tersebut, pengelola berharap dapat menarik minat wisatawan yang menyukai petualangan ekstrem maupun pengalaman wisata tematik.

Selain menjadi daya tarik baru di kawasan Merapi, paket wisata ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif aktivitas malam hari di wilayah Sleman selama bulan Ramadhan.

Wisatawan yang tertarik mengikuti program ini dapat melakukan pemesanan secara daring melalui sistem Book Now dengan memindai kode QR yang tersedia di kanal promosi resmi MJAK Adventure.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Dinas Pariwisata Kulon Progo Beri “THR” Hiburan Rakyat di Laguna Glagah
PHRI Gunungkidul Gelar PHRI Berbagi, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Dua Panti Asuhan
Jelang Lebaran 2026, 1.525 Jeep Wisata Lereng Merapi Siap Layani Wisatawan
Wisata Jeep dan Buggy UTV di Watu Gede Adventure Merapi Cangkringan, Jelajah Sungai hingga Persawahan Lereng Merapi
Goa Tanding Siap Sambut Libur Lebaran, Pengelola Batasi Jumlah Wisatawan
Dinas Pariwisata Kulon Progo Gandeng Agen Travel, Perkuat Pemasaran Paket Wisata Terintegrasi
Dispar Sleman Targetkan 400 Ribu Wisatawan saat Libur Lebaran 2026, Kus Endarto: Destinasi Harus Aman dan Nyaman
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:49 WIB

Dinas Pariwisata Kulon Progo Beri “THR” Hiburan Rakyat di Laguna Glagah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:47 WIB

PHRI Gunungkidul Gelar PHRI Berbagi, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Dua Panti Asuhan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jelang Lebaran 2026, 1.525 Jeep Wisata Lereng Merapi Siap Layani Wisatawan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:53 WIB

Wisata Jeep dan Buggy UTV di Watu Gede Adventure Merapi Cangkringan, Jelajah Sungai hingga Persawahan Lereng Merapi

Berita Terbaru