Foto: Stok beras tersimpan di gudang BULOG DIY. Menjelang Lebaran 2026, BULOG memastikan ketersediaan pangan pokok tetap aman.
YOGYAKARTA, opinijogja — Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan ketersediaan stok pangan pokok di wilayah DIY dalam kondisi aman menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, mengatakan saat ini BULOG DIY menguasai stok beras sebanyak 146.709.242 kilogram, minyak goreng 1.950.269 liter, serta gula pasir 130.352 kilogram.
“Stok pangan yang dikuasai BULOG Kanwil Yogyakarta saat ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying,” ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, pasokan pangan di wilayah DIY dipastikan terus terjaga karena BULOG masih aktif melakukan penyerapan gabah petani di berbagai daerah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk memperkuat cadangan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen.
Selain menjaga ketersediaan stok, BULOG Kanwil Yogyakarta juga terus melakukan langkah stabilisasi harga pangan di pasar.
Upaya tersebut dilakukan melalui penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), distribusi minyak goreng Minyakita, serta pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah di berbagai wilayah.
BULOG juga melakukan pemantauan harga secara berkala bersama Satgas Saber Pangan guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali, khususnya menjelang Lebaran.
Dalam waktu dekat, BULOG Kanwil Yogyakarta juga akan menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret sebagai bagian dari program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Secara nasional, Perum BULOG juga memastikan cadangan pangan pemerintah dalam kondisi aman.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG saat ini mencapai sekitar 3,74 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring kegiatan penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.
Selain beras, pasokan minyak goreng juga dipastikan tetap terjaga melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari pemerintah yang memberikan alokasi distribusi Minyakita bagi BULOG setiap bulan.
Dengan berbagai langkah tersebut, BULOG bersama pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan tenang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
(Ip/opinijogja)















