Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Sampah 300 Ton Sehari, Ganjar Minta Kader PDIP Jogja Bergerak

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana diskusi Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bersama Ganjar Pranowo di Yogyakarta, Ahad (1/3/2026). Pertemuan diikuti sekitar 40 perwakilan kader dan simpatisan untuk membahas persoalan sampah kota yang mencapai 250–300 ton per hari serta mendorong gerakan berbasis komunitas.

 

Yogyakarta, opinijogja — Sekitar 40 perwakilan Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bertemu dengan Ganjar Pranowo dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Ahad, 1 Maret 2026. Dalam pertemuan itu, persoalan sampah Kota Yogyakarta menjadi agenda utama.

Ganjar meminta kader dan simpatisan partai tidak hanya hadir dalam momentum elektoral, tetapi juga terlibat dalam penyelesaian masalah riil warga. “Masalah sampah tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Harus ada gerakan bersama,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Produksi 250–300 Ton per Hari

Kota Yogyakarta menghadapi tekanan produksi sampah yang tinggi sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata. Berdasarkan data pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir, volume sampah mencapai 250–300 ton per hari, didominasi sampah rumah tangga.

Sekitar 60 persen komposisi sampah merupakan organik yang berpotensi diolah menjadi kompos. Namun, kapasitas pengolahan di tingkat hulu—seperti TPS3R dan bank sampah—dinilai belum optimal. Ketergantungan terhadap sistem pembuangan akhir masih tinggi.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan

Pembatasan operasional TPA regional pada periode sebelumnya sempat memicu penumpukan sampah di sejumlah depo dan TPS dalam kota. Kondisi itu berdampak pada kualitas lingkungan, kesehatan masyarakat, serta citra pariwisata Yogyakarta.

Dari Diskusi ke Aksi

Menanggapi ajakan tersebut, Arus Bawah PDIP Kota Yogyakarta menyatakan kesiapan untuk bergerak di tingkat komunitas. Mereka menilai kader partai harus hadir dalam penyelesaian persoalan konkret warga.

Beberapa langkah yang disebutkan dalam pertemuan itu antara lain:

Edukasi pemilahan sampah dari rumah tangga di tingkat RT/RW.

Penguatan bank sampah dan model ekonomi sirkular berbasis komunitas.

Kolaborasi dengan komunitas lingkungan dan pelaku UMKM daur ulang.

Pengembangan pengolahan sampah organik menjadi kompos dan maggot.

Ganjar menilai, jika dikelola dengan pendekatan partisipatif dan berbasis data, persoalan sampah dapat menjadi pintu masuk penguatan ekonomi rakyat melalui industri pengolahan dan daur ulang.

Arus Bawah PDIP Kota Yogyakarta menyatakan siap bersinergi dalam upaya tersebut. Mereka berharap penanganan sampah tidak berhenti pada wacana, melainkan berlanjut pada aksi konkret di tingkat warga.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:38 WIB

Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:40 WIB

Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru