Foto: Pelepasan pengiriman perdana satu ton cabai merah keriting ke PT RPB dari PMS bersama PPHM dan Champion Cabai Indonesia, Senin (01/12)
Sleman, opinijogja — PT Petani Milenial Sleman (PMS) bersama PPHM dan Champion Cabai Indonesia melepas pengiriman perdana satu ton cabai merah keriting ke PT Riau Pangan Bertuah (RPB), BUMD pangan Provinsi Riau. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Direktur Utama PT PMS, Ardhi Prasetyo, menyampaikan bahwa kolaborasi multipihak ini bertujuan memastikan rantai pasok cabai berjalan efisien sehingga harga di tingkat petani tetap layak dan harga di konsumen tetap terjangkau. Cabai merah keriting, katanya, merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi utama di Pekanbaru saat periode Nataru.
“Pengiriman satu ton cabai ini membuktikan kesiapan petani Sleman memasok kebutuhan daerah lain, dengan dukungan PPHM dan Champion Cabai Indonesia,” ujar Ardhi.
Direktur Operasional PT RPB, Ade Putra Daulay, menyambut positif pengiriman tersebut. Setelah tiba di Pekanbaru, cabai segera didistribusikan ke pasar tradisional dan ritel untuk menekan gejolak harga.
Ade menegaskan bahwa kerja sama ini akan dilanjutkan secara rutin sebagai upaya menjaga stabilitas indeks harga konsumen di Pekanbaru selama Nataru.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara BUMD pangan dan sentra produksi pertanian dalam pengendalian inflasi daerah. (Jon/opinijogja)















