Foto: dok.Polres Gunungkidul.
GUNUNGKIDUL, opinijogja – Polres Gunungkidul menggelar upacara gelar pasukan dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Progo 2026 di Taman Budaya Gunungkidul (TBG), Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan aparat kepolisian dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Gunungkidul.
Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H., saat dikonfirmasi OpiniJogja menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut Polres Gunungkidul mengerahkan 487 personel untuk mendukung pengamanan selama masa Lebaran.
“Dalam Operasi Ketupat Progo 2026, Polres Gunungkidul melibatkan 487 personel yang akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Sumanto.
Operasi Ketupat Progo 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Gunungkidul mendirikan enam Pos Pengamanan (Pos Pam) serta satu Pos Pelayanan (Pos Yan) yang tersebar di beberapa lokasi strategis, terutama di jalur utama dan kawasan wisata.
Adapun lokasi Pos Pengamanan meliputi:
1.Pos Pam Hargodumilah Patok
2.Pos Pam Terminal Dhaksinarga
3.Pos Pam Trowono, Saptosari
4.Pos Pam Baron, Tanjungsari
5.Pos Pam Drini
6.Pos Pam Rest Area Girisubo
Sementara Pos Pelayanan berada di Siyono.
Selain itu, Polres Gunungkidul juga menyiapkan 32 pos pantau jalur lalu lintas yang tersebar di sejumlah titik di wilayah Gunungkidul. Pos pantau ini berfungsi untuk memonitor pergerakan kendaraan serta mengantisipasi potensi kemacetan, khususnya di jalur menuju kawasan wisata yang diperkirakan ramai selama libur Lebaran.
Sumanto menjelaskan bahwa tujuan Operasi Ketupat Progo adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, mencegah kemacetan, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas saat melintas di wilayah Gunungkidul.
“Harapannya para pengguna jalan dapat tertib dalam berlalu lintas sehingga perjalanan mudik berlangsung aman dan selamat sampai tujuan,” katanya.
Pihaknya juga berharap pelaksanaan Lebaran tahun 2026 di wilayah Gunungkidul dapat berjalan aman dan lancar.
“Semoga Lebaran tahun ini berjalan dengan aman dan nyaman sesuai tema operasi, yakni Mudik Aman, Keluarga Bahagia, serta situasi kamtibmas di wilayah Gunungkidul tetap kondusif,” pungkasnya.
(Ip/opinijogja)















