Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Perkuat Ketahanan Pangan, Sleman Optimalkan Potensi Lokal

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andriyanto.

 

SLEMAN, opinijogja — Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat ketahanan pangan berbasis pertanian dan perikanan lokal guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau secara berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Rofiq Andriyanto, mengatakan penguatan ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada akses, pemanfaatan, serta stabilitas pasokan.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari desa. Kami mendorong optimalisasi potensi lokal, baik pertanian maupun perikanan, agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Rofiq, strategi yang diterapkan meliputi penggunaan benih unggul, penerapan pola tanam yang tepat, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama terpadu. Di sektor perikanan, pengembangan budidaya dilakukan melalui kolam terpal, sistem bioflok, serta pola pertanian terintegrasi seperti mina padi.

Baca Juga:  268 PNS Pemkab Sleman Terima SK Pensiun TMT Januari–Juni 2026

Ia menambahkan, penguatan kelembagaan kelompok tani dan Gapoktan menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing petani.

“Kelompok tani yang kuat akan meningkatkan daya tawar, mempermudah akses permodalan, serta mempercepat adopsi inovasi. Dengan begitu, produktivitas dan pendapatan petani bisa meningkat,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong percepatan regenerasi petani muda melalui pelatihan teknis, manajemen usaha, literasi keuangan, hingga pemasaran digital.

“Pertanian harus dipandang sebagai sektor yang modern dan menjanjikan. Kami ingin generasi muda melihat pertanian sebagai peluang usaha yang prospektif,” tandasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan
Jelang Lebaran 2026, Pemeliharaan Jalur Mudik di Sleman Rampung, DPUPKP Siaga 24 Jam
H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Prambanan Mulai Meningkat, Dishub Sleman: Masih Ramai Lancar
Kementan Perkuat Penyuluh Pertanian di DIY untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 04:40 WIB

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:23 WIB

Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:36 WIB

Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:09 WIB

Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan

Berita Terbaru