Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Keraton Yogya Serahkan 141 Serat Palilah ke Warga Turgo Pakem

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menyerahkan serat palilah kepada warga Padukuhan Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Senin (26/1/2026). Penyerahan serat palilah ini sebagai bentuk kepastian hukum pemanfaatan tanah Kasultanan bagi warga relokasi.

 

Sleman, opiniJogja – Keraton Yogyakarta menyerahkan 141 serat palilah kepada warga Padukuhan Turgo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman. Penyerahan dilakukan oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya di Balai Warga Relokasi Sudimoro, Senin (26/1).

Serat palilah tersebut diberikan sebagai bentuk kepastian hukum bagi warga relokasi dalam memanfaatkan tanah Kasultanan, baik untuk tempat tinggal, usaha, maupun fasilitas umum.

GKR Mangkubumi menjelaskan, serat palilah yang diserahkan berlaku selama satu tahun sambil menunggu kelengkapan proses administrasi. Setelah administrasi rampung, serat palilah akan diganti dengan serat kekancingan yang berlaku selama 10 tahun dan dapat diperpanjang setiap 10 tahun.

Baca Juga:  Kapolres Klaten Pimpin Apel Launching Petugas Siaga Bhayangkara

“Serat palilah ini berlaku satu tahun. Setelah administrasi selesai, akan diganti serat kekancingan untuk 10 tahun dan diperpanjang setiap 10 tahun,” kata GKR Mangkubumi.

Ia menegaskan, pemanfaatan tanah Kasultanan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik Peraturan Gubernur DIY maupun regulasi dari Pemerintah Pusat.

“Tidak bisa sembarangan dalam memberikan atau menggunakan tanah Sultan Ground. Semua harus sesuai aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta warga penerima serat palilah untuk menjaga dan merawat tanah Kasultanan yang dimanfaatkan.

“Dirawat dan ditata dengan baik, jangan semaunya sendiri,” ujar Harda.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan
Jelang Lebaran 2026, Pemeliharaan Jalur Mudik di Sleman Rampung, DPUPKP Siaga 24 Jam
H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Prambanan Mulai Meningkat, Dishub Sleman: Masih Ramai Lancar
Kementan Perkuat Penyuluh Pertanian di DIY untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 04:40 WIB

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:23 WIB

Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:36 WIB

Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:09 WIB

Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan

Berita Terbaru