Foto: Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan sambutan saat Sadranan Agung Wotgaleh di Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Minggu (8/2/2026).
SLEMAN, opinijogja — Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Kalurahan Sendangtirto, Kapanewon Berbah, Sleman, menggelar tradisi Sadranan Agung Wotgaleh, Minggu (8/2/2026). Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut hadir bersama jajaran dalam kegiatan budaya yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ruwah atau Sya’ban tersebut.
Lurah Sendangtirto Amir Zunaidi menjelaskan, Sadranan Agung Wotgaleh menjadi wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para leluhur, khususnya Pangeran Purbaya, putra Panembahan Senopati. Rangkaian acara diawali Kirab Budaya dari Kantor Kapanewon Berbah menuju kompleks Masjid Wotgaleh, dilanjutkan doa bersama, ziarah makam, serta rayahan gunungan hasil bumi sebagai simbol berkah.
Danang Maharsa mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus upaya melestarikan tradisi lokal. Ia berharap Sadranan Agung Wotgaleh tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi agar masyarakat terus guyub rukun, sekaligus menjaga tradisi dan budaya yang kita miliki,” ujar Danang.
(Jon/opinijogja)















