Foto: Goa Tanding Objek wisata susur sungai bawah tanah yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Gunungkidul, opinijogja – Pengelola wisata alam Goa Tanding menyiapkan berbagai hal untuk menyambut lonjakan wisatawan saat libur Lebaran. Persiapan difokuskan pada kelengkapan perlengkapan susur goa serta kesiapan para pemandu wisata.
Sekretaris POKDARWIS Sadamwisata, Sidiq Setiyawan mengatakan bahwa secara umum persiapan yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk persiapan libur Lebaran seperti biasanya, kami menyiapkan perlengkapan masuk goa dan memastikan kondisi fisik pemandu tetap prima,” ujar Sidiq saat dikonfirmasi opinijogja.
Ia menjelaskan, untuk pelayanan wisata saat libur Lebaran, pengelola tetap mengandalkan pemandu inti yang sudah berpengalaman dalam memandu wisatawan menjelajahi goa bawah tanah tersebut.
Menurutnya, pengelola juga menerapkan pembatasan jumlah wisatawan dalam satu waktu. Hal itu dilakukan agar pengalaman wisata tetap nyaman sekaligus memastikan penjelasan dari pemandu dapat tersampaikan dengan baik kepada pengunjung.
“Memang sudah menjadi komitmen kami menjadikan Goa Tanding sebagai wisata berbasis edukasi. Jadi ada pembatasan jumlah wisatawan agar pengunjung tetap nyaman dan informasi dari pemandu bisa tersampaikan,” jelasnya.
Sidiq berharap pihak pengelola dapat memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan yang datang selama musim libur Lebaran.
Ia juga memprediksi akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan domestik pada tahun ini. Sementara itu, wisatawan mancanegara justru mengalami penurunan cukup drastis.
“Sepertinya tahun ini ada lonjakan wisatawan lokal. Tapi wisatawan mancanegara sudah sekitar satu bulan ini tidak ada sama sekali. Kemungkinan dampaknya dari situasi perang di luar negeri,” katanya.
Meski memasuki musim libur panjang, pengelola memastikan harga tiket masuk tidak mengalami kenaikan.
“Kami tidak pernah menaikkan harga tiket saat hari libur, termasuk saat Lebaran,” tambahnya.
Saat ini tarif kunjungan di Goa Tanding dipatok Rp150 ribu per orang untuk wisatawan domestik dan Rp200 ribu per orang untuk wisatawan mancanegara.
Harga tersebut sudah termasuk berbagai fasilitas seperti perlengkapan masuk goa, perahu karet untuk menyusuri sungai bawah tanah, pemandu wisata, penitipan barang, toilet, area parkir, asuransi wisata, hingga minuman selamat datang.
Menurut pengelola, mayoritas pengunjung yang datang justru berasal dari luar daerah Yogyakarta.
“Wisatawan kebanyakan dari luar daerah Jogja, dari berbagai wilayah di Indonesia. Kalau wisatawan lokal Jogja justru relatif jarang,” pungkas Sidiq.
(Ip/opinijogja)















