Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

DPUPKP Sleman Targetkan Perbaikan 11,7 Km Jalan di 2026

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kabupaten Sleman, Fauzan Ma’ruf, saat saat dikonfirmasi, menjelaskan program peningkatan dan pembangunan jalan tahun anggaran 2026 yang menargetkan penanganan hampir 12 kilometer ruas jalan kabupaten. (Foto: opinijogja)

 

Sleman, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) menargetkan peningkatan dan pembangunan jalan sepanjang 11,799 kilometer pada tahun anggaran 2026. Program tersebut tersebar dalam 11 paket pekerjaan jalan serta tiga paket penggantian jembatan di sejumlah kapanewon.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan penanganan infrastruktur difokuskan pada ruas-ruas strategis yang menjadi akses utama aktivitas warga.

“Penanganan jalan tahun 2026 kami arahkan pada ruas prioritas yang menunjang mobilitas masyarakat, pendidikan, hingga ekonomi. Harapannya kualitas infrastruktur bisa semakin merata,” ujar Fauzan kepada opinijogja, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga:  Persiapan Labuhan Ageng Merapi, Jalan Menuju Museum Mbah Marijan Diperbaiki

Sejumlah ruas yang masuk program peningkatan antara lain Krapyak–Wonosari, Ngawen–Kenteng, Sedogan–Sempu, Pugeran–Paingan, Donoasih–Ngemplak, Losari–Gayamharjo, Kenaran–Losari, Pundong–Klaci, Diro–Kwayuhan, Serut–Krikilan, serta Sanggrahan–Manukan.

Selain itu, DPUPKP Sleman juga merencanakan penggantian tiga jembatan, yakni Jembatan Tumut di Moyudan, Jembatan Nyamplung di Ngaglik, dan Jembatan Plosokerep di Cangkringan.

Fauzan menambahkan, seluruh paket pekerjaan akan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan jadwal lelang serta kesiapan teknis di lapangan.

“Kami pastikan setiap pekerjaan diawali survei kondisi eksisting agar hasilnya benar-benar sesuai kebutuhan warga,” katanya.

Ia berharap program tersebut dapat memperlancar aksesibilitas masyarakat, memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, serta meningkatkan kemantapan jalan kabupaten.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga
Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit
Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan
Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen
Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:54 WIB

Pasca Lebaran 2026, BULOG DIY Percepat Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:38 WIB

Kunjungan Wisatawan Sleman Tembus 188 Ribu Selama Lebaran 2026, Kaliadem Jadi Favorit

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:40 WIB

Kunjungan Wisatawan Bantul Libur Lebaran 2026 Capai 80.333 Orang, Parangtritis Masih Dominan

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:34 WIB

Kunjungan Wisatawan Kulon Progo Naik Saat Libur Lebaran 2026, H+1 Melonjak 39 Persen

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Berita Terbaru