Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

BULOG Pastikan Stok Beras Nasional 3,5 Juta Ton Aman, Harga di DIY Stabil Jelang Lebaran

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dirut perum Bulog Ahmad Riyal Ramdhani pastikan cadangan beras Pemerintah aman jelang Lebaran 2026.

 

Yogyakarta, opinijogja – Perum BULOG memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional dalam kondisi aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 3,5 juta ton. Seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Cabang BULOG diinstruksikan untuk meningkatkan pemantauan harga dan ketersediaan beras serta Minyakita selama periode Ramadhan dan Lebaran.

“BULOG hadir langsung memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tersedia dalam jumlah cukup,” ujarnya.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemimpin Wilayah BULOG DIY Dedi Aprilyadi melakukan inspeksi pasar pada Selasa (24/2), salah satunya di Pasar Prawirotaman, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Dari hasil pemantauan, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terpantau pada kisaran Rp60.000–Rp62.000 per kemasan lima kilogram. Sementara Minyakita dijual sekitar Rp15.500 per liter.

Baca Juga:  Rakordal Triwulan IV 2025, Kinerja Fisik Kulon Progo Tertinggi di DIY

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), rata-rata harga beras medium di DIY tercatat Rp13.245 per kilogram dan Minyakita Rp15.560 per liter. Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dedi menegaskan pihaknya terus melakukan monitoring harga secara berkala guna menjaga stabilitas pasar.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok yang kami kuasai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga pasca-Lebaran,” katanya.

Selain pemantauan harga, BULOG juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan instansi terkait guna mencegah potensi spekulasi harga serta gangguan distribusi selama periode HBKN.

Melalui langkah tersebut, BULOG menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional, hingga setelah Idul Fitri 2026.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat
Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung
Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul
Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan
Jelang Lebaran 2026, Pemeliharaan Jalur Mudik di Sleman Rampung, DPUPKP Siaga 24 Jam
H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas di Prambanan Mulai Meningkat, Dishub Sleman: Masih Ramai Lancar
Kementan Perkuat Penyuluh Pertanian di DIY untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 04:40 WIB

Wakapolda DIY Cek Tol Purwomartani dan Pos Bantul, Pengamanan Arus Balik dan Wisata Diperketat

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:23 WIB

Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:36 WIB

Wabup Sleman Danang Maharsa Salat Idul Fitri 1447 H di Sendangadi, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:09 WIB

Bupati Sleman Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, 564 Personel Disiagakan

Berita Terbaru