Foto: Kepala BPBD Sleman Raden Haris Martapa.
Sleman, opinijogja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam beberapa waktu ke depan.
Kepala BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, di Sleman, mengatakan pihaknya terus menyimak rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mengikuti perkembangan situasi cuaca terkini.
“Kami selalu memantau informasi dari BMKG untuk memastikan langkah antisipasi yang tepat. Masyarakat juga kami minta aktif mengikuti pembaruan informasi cuaca,” katanya saat dikonfirmasi opinijogja,Kamis (04/03)
Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas lebat berpotensi menimbulkan banjir atau genangan, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal. Selain itu, angin kencang juga berisiko menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan pada bangunan.
BPBD Sleman mengimbau warga untuk melakukan langkah-langkah pencegahan, antara lain memangkas pohon yang terlalu rimbun atau sudah lapuk di sekitar rumah, serta melakukan normalisasi selokan dan saluran air guna mencegah penyumbatan.
“Langkah sederhana seperti membersihkan saluran air di lingkungan tempat tinggal sangat membantu mengurangi risiko genangan saat hujan deras,” ujarnya.
Haris juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat bepergian dalam kondisi hujan dan angin kencang. Jika situasi dirasa tidak aman, warga disarankan untuk berhenti sejenak dan mencari tempat yang lebih aman hingga cuaca membaik.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila terjadi kejadian darurat, seperti pohon tumbang, longsor, atau banjir, agar dapat segera ditangani.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan saling mengingatkan demi meminimalkan risiko bencana,” katanya.
(Ip/opinijogja)















