Polres Gunungkidul Tanam Jagung Serentak Dukung Target Swasembada Pangan 2026

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kapolres Kepolisian Resor Gunungkidul Damus Asa bersama jajaran dan petani melakukan penanaman jagung serentak di lahan pertanian Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026.

 

Gunungkidul, opinijogja – Kepolisian Resor Gunungkidul menggelar kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026 sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan Banjangan, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (7/3/2026) sore.

Penanaman jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul Damus Asa dan diikuti sejumlah pejabat daerah serta perwakilan petani setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Gunungkidul Sumanto, Sub Koordinator Kelompok Substansi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Gunungkidul Danang Sutopo, Statistisi Ahli Muda BPS Gunungkidul Bambang Triono, Panewu Wonosari Dwi Windarsih, serta Lurah Baleharjo Agus Sulistyo.

Kapolres Gunungkidul Damus Asa mengatakan kegiatan penanaman jagung serentak merupakan tindak lanjut dari instruksi Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran kepolisian di seluruh Indonesia agar berperan aktif mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Baca Juga:  PHRI Gunungkidul Harap Kunjungan Wisatawan Meningkat Saat Libur Lebaran 2026

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin sinergi yang baik antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, produksi jagung di wilayah Gunungkidul diharapkan meningkat dan dapat berkontribusi pada ketersediaan pangan nasional,” kata Damus.

Ia menambahkan, Gunungkidul sebagai wilayah agraris memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas pertanian, termasuk jagung. Melalui program penanaman serentak ini, produktivitas pertanian masyarakat diharapkan semakin meningkat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2026. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian di daerah dapat terus berkembang dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park
Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Polres Klaten Tertibkan Konvoi dan Knalpot Brong di Prambanan, 84 Kendaraan Diamankan
Pelatihan Peternakan Bantul 2026, Peternak Dibekali Manajemen hingga Kesehatan Hewan
Pemda DIY Salurkan Bantuan Pengolahan Cabai dan Bawang 2026, Dorong Hilirisasi dan Stabilitas Harga Pangan
Panen Perdana Desa Mandiri Benih di Sleman, Perkuat Kemandirian Benih Padi DIY
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:50 WIB

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:04 WIB

HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:04 WIB

Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:46 WIB

Polres Klaten Tertibkan Konvoi dan Knalpot Brong di Prambanan, 84 Kendaraan Diamankan

Berita Terbaru