Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

Gantangan Burung Monjali Yogyakarta Dibuka Lagi Setelah 15 Tahun, Agung Seturan: Bangkitkan Komunitas Kicau Mania

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 03:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemotongan tumpeng menandai dibukanya kembali gantangan burung di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Yogyakarta, setelah vakum selama 15 tahun, oleh penyelenggara Agung Seturan bersama sejumlah tamu undangan, sebagai simbol kebangkitan komunitas kicau mania.

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Setelah vakum selama kurang lebih 15 tahun, gantangan burung di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali), Yogyakarta, resmi dihidupkan kembali dengan konsep yang lebih modern dan kolaboratif. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pencinta burung berkicau atau kicau mania dari berbagai daerah.

Pembukaan kembali gantangan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang kreativitas komunitas sekaligus mendorong pergerakan ekonomi berbasis hobi di kawasan Monjali.

Penyelenggara kegiatan, Agung Seturan, mengatakan bahwa inisiatif ini berangkat dari kecintaan terhadap dunia burung berkicau yang telah ia tekuni sejak lama.

“Kita ingin menghidupkan dan menggerakkan kembali gantangan ini bersama Monjali, supaya bisa dimanfaatkan oleh kicau mania di Yogyakarta,” ujar Agung saat ditemui di lokasi, Minggu (05/04/2026).

Tak hanya diikuti peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta, gelaran perdana ini juga menarik perhatian pehobi dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Solo.

Baca Juga:  Imlek 2577, KAI Daop 6 Yogyakarta Meriahkan Stasiun dengan Barongsai dan Jeruk Mandarin

Menurut Agung, kehadiran kembali para pehobi lama menjadi bukti kuat bahwa komunitas kicau mania tetap solid meskipun kegiatan gantangan sempat terhenti cukup lama.

“Banyak wajah lama yang datang. Ini menunjukkan silaturahmi komunitas tetap terjaga,” katanya.

Ke depan, gantangan Monjali diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan rutin bagi komunitas burung berkicau. Dalam waktu dekat, lokasi ini juga dijadwalkan akan digunakan oleh Pelestari Burung Indonesia (PBI) serta sejumlah event organizer lainnya.

“Harapannya kegiatan ini bisa berkesinambungan. Setelah ini akan ada agenda dari PBI, lalu EO lain. Nanti kita juga ingin menghidupkan kembali latihan rutin seperti dulu,” ungkap Agung.

Dengan diaktifkannya kembali gantangan di Monjali, ekosistem hobi burung berkicau di Yogyakarta diharapkan semakin berkembang dan menjadi daya tarik baru di kawasan wisata tersebut. Agenda ini sekaligus grand launching Jogja Bird Arena.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Film “Setan Alas!” Tayang 5 Maret, Tawarkan Horor Tanpa Jumpscare
Film “Pintu Belakang” Siap Tayang, Adaptasi Novel Misteri “Nyis”
Lantunan Sholawat Iringi Gelaran Pasar Malam di Lapangan Denggung, Suasana Religius Lebih Kental
Imlek 2577, KAI Daop 6 Yogyakarta Meriahkan Stasiun dengan Barongsai dan Jeruk Mandarin
Momentum HPN 2026, Bupati Sleman Tegaskan Media Mitra Strategis Pemerintah
Sleman City Hall Hadirkan “Season of Prosperity”, Rangkaian Event Februari Sambut Tahun Kuda Api 2026
Cahaya Group Gelar Gathering dan Rayakan Anniversary ke-8
Agenda Akhir Tahun, Dinas Pariwisata Kulonprogo Gelar Glagah Year-End Sunset Festival
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 03:21 WIB

Gantangan Burung Monjali Yogyakarta Dibuka Lagi Setelah 15 Tahun, Agung Seturan: Bangkitkan Komunitas Kicau Mania

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:50 WIB

Film “Setan Alas!” Tayang 5 Maret, Tawarkan Horor Tanpa Jumpscare

Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB

Film “Pintu Belakang” Siap Tayang, Adaptasi Novel Misteri “Nyis”

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:21 WIB

Lantunan Sholawat Iringi Gelaran Pasar Malam di Lapangan Denggung, Suasana Religius Lebih Kental

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:15 WIB

Imlek 2577, KAI Daop 6 Yogyakarta Meriahkan Stasiun dengan Barongsai dan Jeruk Mandarin

Berita Terbaru